Blog
Artikel Terbaru
Dari Autocomplete ke Otonom: Evolusi Alat AI Coding (2022-2026)
Kronik tentang bagaimana alat AI coding berevolusi dari autocomplete satu baris di 2022 menjadi agen multi-file otonom di 2026. Empat tahun yang mengubah pengembangan perangkat lunak selamanya, dengan pandangan tentang apa yang akan datang.
Baca Selengkapnya RekayasaBagaimana Kami Menggunakan Claude Code untuk Memelihara Monorepo Nuxt 4 + Rust
Pandangan di balik layar tentang bagaimana Open Soft menggunakan Claude Code sebagai alat pengembangan harian untuk monorepo produksi kami. Alur kerja nyata untuk refactoring multi-file, penulisan migrasi, pembuatan tes, code review, dan tooling kustom dengan hook dan server MCP.
Baca Selengkapnya RekayasaCursor vs Claude Code vs Copilot: Alat AI Coding Mana untuk Pekerjaan Apa?
Perbandingan praktis head-to-head dari tiga alat AI coding terkemuka di 2026. Cursor unggul sebagai IDE AI-first, Claude Code mendominasi penalaran multi-file kompleks dari CLI, dan Copilot tetap menjadi autocomplete inline terbaik di editor yang sudah ada.
Baca Selengkapnya RekayasaBagaimana MCP Menjadi USB-C untuk Integrasi AI — Analisis Teknis Mendalam
Analisis teknis komprehensif tentang Model Context Protocol — dari masalah integrasi N x M yang dipecahkannya hingga arsitektur JSON-RPC, perbandingan dengan alternatif, timeline adopsi, dan masa depan komunikasi agent-to-agent.
Baca Selengkapnya RekayasaMCP di Produksi: Mengatasi Tantangan Transport, Auth, dan Scaling
Pembahasan mendalam tentang menjalankan server Model Context Protocol di produksi — pemilihan transport, pola autentikasi, strategi scaling, audit logging, dan arsitektur gateway untuk deployment enterprise.
Baca Selengkapnya RekayasaMembangun Server MCP Pertama Anda: Panduan Praktis untuk Developer
Tutorial langkah demi langkah untuk membangun server Model Context Protocol (MCP) di TypeScript dan Python, menghubungkannya ke Claude Desktop atau Cursor, dan men-deploy ke produksi.
Baca Selengkapnya RekayasaMengapa Bali Menjadi Hub Impact-Tech Asia Tenggara di 2026
Bali menempati peringkat #16 di antara ekosistem startup Asia Tenggara. Dengan konsentrasi builder Web3, startup AI keberlanjutan, dan perusahaan eco-travel tech yang terus bertumbuh, pulau ini mengukir ceruk sebagai ibukota impact-tech kawasan.
Baca Selengkapnya RekayasaTambal Sulam Perlindungan Data ASEAN: Checklist Kepatuhan untuk Developer
Tujuh negara ASEAN kini memiliki undang-undang perlindungan data komprehensif, masing-masing dengan model persetujuan, persyaratan lokalisasi, dan struktur sanksi yang berbeda. Berikut checklist kepatuhan praktis untuk developer yang membangun aplikasi multi-negara.
Baca Selengkapnya RekayasaTransformasi Digital Indonesia Senilai $29 Miliar: Peluang bagi Perusahaan Software
Pasar layanan TI Indonesia diproyeksikan mencapai $29,03 miliar pada 2026, naik dari $24,37 miliar pada 2025. Infrastruktur cloud, AI, e-commerce, dan pusat data mendorong pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.
Baca Selengkapnya BiometrikMembangun Sistem Verifikasi Biometrik: Pola Arsitektur untuk Persyaratan Baru Indonesia
Panduan teknis mendalam untuk merancang sistem verifikasi biometrik yang mematuhi Peraturan KOMDIGI No. 7/2026. Komponen sistem, kepatuhan UU PDP, skalabilitas untuk 270+ juta populasi, dan pola implementasi Rust.
Baca Selengkapnya BiometrikDeteksi Liveness dan Identitas Digital di Indonesia: Pendekatan Teknis untuk Pencegahan Penipuan
Indonesia kehilangan Rp 7 triliun ($407 juta) setiap tahun akibat cybercrime. Deteksi liveness adalah teknologi kritis yang mencegah spoofing biometrik dalam mandat SIM baru. Pendekatan teknis, standar ISO, dan pola arsitektur.
Baca Selengkapnya BiometrikMandat Verifikasi Biometrik SIM Indonesia: Apa Artinya bagi Developer dan Layanan Digital
Mulai 1 Juli 2026, semua registrasi SIM card baru di Indonesia wajib verifikasi biometrik berdasarkan Peraturan KOMDIGI No. 7 Tahun 2026. Panduan ini mencakup persyaratan teknis, checklist kepatuhan, dan dampak bagi developer.
Baca Selengkapnya